Feb 06 2010

Lidah tak Bertulang

Published by Mamah aline at 03:29 under catatan nyegik

Aku percaya Allah membuka kebenaran lewat cara yang kadang tidak kita duga. Setelah orang yang dicari tante saya akibat penggelapan (atau penipuankah tepatnya) bisnis barang elektronik yang dinominalkan pada sekian digit menghilang, tante menganggap masalah ini selesai dan mengikhlaskan barang hilang dapat dicari dan bisa dikumpulkan kembali atas izinNya. Masalah bisnis itu akhirnya dipeti eskan selama 9 tahun. Minggu ini justru bisa terungkap dari sebuah percakapan wajar biasa seseorang di sebuah rumah. Sebut saja jeng Rani, perempuan diatas 40 tahun itu menjadi penghuni baru di kompleks kami selama setahun belakangan, tapi wanita itu hanya bergaul dengan beberapa orang tertentu saja.

Dalam obrolan siang itu, jeng Rani mengungkit soal kekerabatannya dengan seseorang yang berdinas di A, berdomisili di B dan bernama C… sebuah ciri khusus yang mengingatkan teman ngobrolnya yang tak lain adalah wa Linceu -yang memang tahu banyak soal keluargaku-, memberi pengakuan dengan ciri khusus yang sama dengan keluargaku sama persis dengan ciri om dan tanteku berdasar kesamaan nama, pekerjaan,dan alamat … sama persis!

Wa Linceu yang merasa penasaran menelponku dan bilang kalo aku ternyata punya kerabat jauh di kota ini, jelas saat itu juga aku mendatangi kediamannya, mendapati seseorang duduk malas di kursi panjang berongkang kaki, seseorang yang tak dikenal. Dari cara berkenalan dengannya, aku menangkap rasa sangsi dari matanya dan masih menganggap remeh sosokku.

Karena rasa penasaran jugalah, aku konfirmasi ke pihak tante apakah kita punya keluarga dekat bernama jeng Rani yang berasal dari kota X namun sekarang tinggal disini. Dari situ semuanya terungkap, jeng Rani hanyalah seorang penipu licin yang dicari para korban dalam kurun waktu berbeda…

Jika tidak ada percakapan bernada bangga itu, dari lidah yang tak bertulang, mungkin saat ini jeng Rani masih berada di kompleks rumah kami dengan aman dan damai. Tak pernah diperhitungkannya pengakuan palsunya bisa mempertemukannya dengan saya, keponakan asli tante, melalui wa Linceu dan membawanya pada pelarian selanjutnya, karena setelah kejadian itu banyak orang beserta buser yang menanyakan keberadaannya.

Tak pernah ia mengira, pengakuan palsu dari lisan yang tak terjaga dan yang selalu penuh kebohongan dalam setiap tarikan kalimatnya membuatnya tak bisa tidur nyenyak kembali. Dia tak pernah memperhitungkan di kota ini ternyata ada anggota keluarga korban penipuannya. Beberapa hari kemudian, jeng Rani dan suaminya menguap diam-diam dari rumah kontrakannya, mungkin mereka menghindari kami juga masalah-masalahnya dengan orang lain yang lebih rumit.

Biarpun aku wanita, aku masih saja terheran saat mendengar mulut manis berbicara keprihatinan agar simpati dan dukungan didapatkan dan menjadikan air mata sebagai senjata memperoleh belas kasihan dan beroleh maaf… hmmm, akting yang dia perankan sungguh terlihat bak peran di layar sinetron, begitu sempurna! Wajah cantiknya tak sesuai hatinya, aku kira kebohongannnya dan kepalsuan telah mendarah daging dalam setiap butir darah dan helai nadinya, dalam sel tulang sumsum sampai ke batang otaknya …naudzubillahi min dzalik.


Random Posts

  • nyegik time with seenthing
  • Thanks Kang TONY
  • The Best Phone Shops Online

60 responses so far

60 Responses to “Lidah tak Bertulang”

  1. Bang Iwanon 06 Feb 2010 at 09:28

    kalu kebohongan sudah mendarah daging, maka tanpa sengajapun terkadang ia muncul dengan sendirinya.

  2. Enutdon 06 Feb 2010 at 10:18

    Memang Lidah lebih tajam dari pisau
    Salam Kenal dan persahabatan
    Have a nice weekend…..

  3. noorhasanon 06 Feb 2010 at 10:30

    Ibarat pepatah sepandai-pandainya tupai melompat sekali waktu akan jatuh ke tanah juga, mungkin itu yang terjadi dengan jeng Rani…..

  4. Wempion 06 Feb 2010 at 10:46

    KEK LAGUNYA BROERY PESOLIMA MARANTIKA SAJA :lol:

  5. tutehon 06 Feb 2010 at 11:12

    Memang betul, lidah tak bertulang. Orang2 seperti Rani itu mestinya diberi pelajaran :D Seandainya waktu itu Mamah langsung telpon Pulisi (setelah yakin sama konfirm dari Tante), Rani udah ketangkap deh hehehe…
    Tapi yakin, di tempat lain dia akan menerima ganjarannya. Indonesia ini berapa luas sih? *cieeee*

    Happy wiken, Mah!

  6. ivan kavaleraon 06 Feb 2010 at 12:05

    Selamat berakhir pekan, mbak. Wah, semoga tidak muncul jeng Rani2 lainnya ya.

  7. sandion 06 Feb 2010 at 12:09

    itulah mah bahayanya lidah tak bertulang, apa yang disampaikan dari seseorang ke orang lain akan banyak bumbunya…salam hangat mah

  8. Nyubion 06 Feb 2010 at 12:31

    Jeng Rani.. bertobatlah selagi masih bernyawa !
    *have a nice weekend Mah*

  9. Ardyanon 06 Feb 2010 at 13:02

    He,he,he lain kali jgn terlalu mempercayai org,apalagi bru kenal :)

  10. kyaineon 06 Feb 2010 at 14:27

    menjadi pembohong itu sebenarnya sangat sulit, krn ia harus konsisten terus dng apa yg pernah ia bohongkan.
    **sekali ia lupa dng kebohongan yg pernah ia lontarkan ketahuanlah ia.

  11. mandor tempeon 06 Feb 2010 at 15:05

    Buat jeng Rani :
    Terus berlarilah dan bersembunyilah sampai tempat pelarian dan tempat persembunyian habis sebelum kau menyadarinya.

  12. badruzon 06 Feb 2010 at 15:18

    Na’udzubillah…
    Suatu saat, kebohongan karena manisnya bibir akan ketahauan juga.

    salam.

  13. NURAon 06 Feb 2010 at 15:37

    salam sobat
    memang lidah tak bertulang mba,,
    pandai ya berbohong,,tapi buat apa ,,,kalau hanya menambah dosa saja.
    dan suatu saat kebohongannya kebongkar juga.

  14. tomion 06 Feb 2010 at 16:49

    meskipun lidah tak bertulang, tp tetap saja menyakitkan..
    lebih baik kita berbicara apa adanya, sebab karma itu pasti ada hehe..

    salam

  15. the fachiaon 06 Feb 2010 at 16:50

    Wah dengan lidah bisa menipu orang yg gak berdosa. Hebat memang ciptaan Tuhan ini.. :)

  16. iiNon 06 Feb 2010 at 17:37

    yaa.. mesti hati2 nh sama lidah.. :)

  17. sauskecapon 06 Feb 2010 at 17:40

    kebohongan akan menjeratkan kita ke dalam masalah yang pelik. tidak berbohong maka kita tidak akan menyimpan masalah di kepala.

  18. Dinoeon 06 Feb 2010 at 17:52

    Kebohongan yg terus berulang akan menjadi kebiasaan yg sulit di hilang…

  19. idanaon 06 Feb 2010 at 20:52

    kalau sudah kebiasaan berbohong memang susah banget di hilangkan….nanti pasti dia juga kena getahnya mah

  20. Angelicaon 06 Feb 2010 at 21:01

    Cool blog, have a great weekend!

  21. Aishaon 06 Feb 2010 at 23:49

    astagfirllah…semoga orang-orang semacam jeng Rani cepat sadar.Kebohongan tak akan bertahan lama sis..

  22. Rafion 07 Feb 2010 at 03:58

    Tapi bukan Rani Juliani ’selrnya’ A.Ashar kan mah??…Wkwkwk…Met pagi, met berhari minggu…

    Keep Posting With Your Smile’
    Rafi :sungkem

  23. Nanangon 07 Feb 2010 at 04:47

    Met pagi mah…hmmm, kisah diatas bisa d jadikan pelajaran. nanang´s last blog …Download Aplikasi Editor Gambar untuk Ponsel Java

  24. marsudiyantoon 07 Feb 2010 at 07:56

    Setelah saya cek, ternyata lidah saya juga nggak bertulang… :D

  25. buwelon 07 Feb 2010 at 09:12

    Lidah memang tak bertulang, bisa nikmat bisa pula menyengat..

  26. a-chenon 07 Feb 2010 at 09:13

    Duuuuh, moga kita bisa menjaga lidah kita dari segala angkara…

  27. udienroyon 07 Feb 2010 at 09:30

    wah parah tuh. sudah sangat sulit tuh orang untuk bertaubat kecuali mendapat hidayahNYA. yah semoga saja itu terjadi.

  28. Kurotsuchion 07 Feb 2010 at 09:34

    ah, iya bu. menjaga lidah itu memang susah. dan yang namanya kebohongan itu, entah bagaimana caranya, suatu saat pasti bakal terbongkar

  29. Erry Andriyation 07 Feb 2010 at 10:10

    Hal yang busuk lama lama pasti bakalan tercium kok…
    Tinggal masalah waktu aja…

    Salam kenal ya:)

  30. intan rawiton 07 Feb 2010 at 10:13

    bagaimanapun bangkai busuk lama kelamaan akan tercium juga baunya…

  31. Dewi Yanaon 07 Feb 2010 at 10:34

    Assalamu’alaikum, Astaghfirullah, mungkin orang yg berbohong lupa, bahwa kelak diakhirat nanti, kaki, tangan dan kulit yg menyertai mereka akan bersaksi dihadapan Allah, memberitahukan apa saja yg dilakukannya selama hidup didunia ini. (Dewi Yana)

  32. oyenon 07 Feb 2010 at 11:06

    beeuhhh..Oyen juga paling sebel kalo udah digombalin orang….*pengalaman.com*

  33. bayuputraon 07 Feb 2010 at 11:20

    wah itu mah penyakit datang dinyaman kalau orang kami (dikalimantan bilang)… kalau udah terbiasa kelakuannya seperti itu yah… gitu2 aja, kecuali dia memang bertobat..bat,,,……
    Selamat Hari minggu dan Salam persahabatn blog dari saya di Kalimantan.

  34. Aldyon 07 Feb 2010 at 11:43

    Ada pepatah mengatakan :
    “Pembohong bisa keliling dunia, tetapi dia tidak pernah bisa kembali keasalnya”.
    Selamat berakhir pekan Mamah…

  35. annosmileon 07 Feb 2010 at 11:53

    hmm..
    kebohongan akan segera terungkap..
    apakah sang penipu sudah tertangka mbak?

  36. dobleh yang malangon 07 Feb 2010 at 13:13

    kunjungan perdana
    salam hangat dari blue

  37. Artis Indonesiaon 07 Feb 2010 at 15:14

    Lidahmu adalah harimaumu.. bener gak pepatah tu ???

  38. Andyon 07 Feb 2010 at 15:30

    Bagi orang yang suka menipu ingatlah akhirat, karena yang ditanyai dulu adalah lidah kita apa saja ucapan yang pernah dikeluarka…
    Hiii bertobatlah…

  39. bayuputraon 07 Feb 2010 at 19:01

    lidah memang sangat berbahaya salah menggunakan lidah nyawa pun bisa melayang…………

  40. darahbiroeon 07 Feb 2010 at 19:29

    iya lidah memang tak bertulang tapi lebih tajam dari pada pedang

    berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya makasih

  41. Afiani Intanon 07 Feb 2010 at 20:42

    Subhaanallaah..

    Berkah keliling blog… Belajar lagi… Belajar lagi…

    Salam kenal ibu… ^_^

  42. Mr.o2non 07 Feb 2010 at 21:06

    Berkungjung lagi ni di blognya mama muda2han yang punya blog ini tidak memakai istilah KLKL(kamu lagi,kamu lagi) biar ggak bosen membaca ocehan ini :D

  43. dedekusnon 08 Feb 2010 at 03:34

    Naudubillahimindzalik… semoga kita terjauh dari sifat demikian, sehebat apapun kebohongan tidak bisa mengalahkan kejujuran,
    Salam!

  44. dedekusnon 08 Feb 2010 at 03:37

    Mah… komen sy yg barusan ngilang, kayaznya ketangkep & masuk kotak, keluarin ya!

  45. budieson 08 Feb 2010 at 05:36

    sekali bohong, maka seterusnya akan terulang-terlang

  46. Meliana Aryunion 08 Feb 2010 at 06:17

    Kalo orang sudah biasa berbohong, sulit untuk jujur….

  47. Riaon 08 Feb 2010 at 08:06

    walahhhh mereka yg seperti itu hidupnya gak tenang mbak dunia akhirat…akan ada masa mereka akan menyesalinya dan tertangkap. toh sepandai-pandainya tupai melompat pasti suatu saat akan jatuh juga.

  48. Hari Mulyaon 08 Feb 2010 at 08:15

    jangan sampe deh ketemu orang macam itu…

  49. zeeon 08 Feb 2010 at 08:27

    Wahhh sekarang ini memang perempuan2 lebih lihai menipu. Semoga kita dijauhkan deh dari orang2 seperti itu…

  50. wi3ndon 08 Feb 2010 at 08:43

    akhirnya kebenaran terun9kap ju9a yah mamah aline :)

    klu suda sekali berbohon9,maka ia akan terus terusan berbohon9 mamah,nauzubilah..

    hidupnya jen9 rani pasti tidak akan tenan9

  51. Aliazon 08 Feb 2010 at 09:39

    Sepintar-pintarnya orang menyimpan bangkai, akhirnya akan tercium juga.
    Begitulah perumpamaan nasib si penipu tersebut.

  52. Kakaakinon 08 Feb 2010 at 10:21

    Mungkin juga takkan terdeteksi oleh alat pendeteksi kebohongan, saking mendarahdagingnya dusta itu :(

  53. blog dofollow balion 08 Feb 2010 at 13:42

    penipuan memang ada dimana2…bahkan temane sendiri bi9sa melakukan nya..jadi hati2 to emaang perlu

  54. Desri Susilawanion 08 Feb 2010 at 16:31

    saking banyaknya orang yang dibohonginya…semakin sempit ruang geraknya…semoga jeng rani cepat bertaubat ya mah..

  55. adelayon 08 Feb 2010 at 16:53

    Weeh…
    Berkat “lidah tak bertulang” itu… “peti es” menjadi cair…

  56. kotak mainanon 08 Feb 2010 at 22:46

    Lidah sudah semestinya tak bertulang, menjadi pelajaran bagi kita untuk menjaganya baik-baik. Jaga lisan, jaga perkataan.
    Seorang penipu ulung pun bisa kena batu akibat perbuatannya gara-gara lidah.

  57. tukangpotoon 09 Feb 2010 at 15:02

    Mah, biasanya setiap perbuatan laku kita selalu ada balasannya. Saya sendiri percaya sekali akan hal ini. :angel:

  58. Rakuenon 10 Feb 2010 at 09:13

    halo… permisi numpang promo ^^!
    demo song Rakuen bisa diunduh di 4shared.com

    critics are welcome

  59. bundadontworryon 11 Feb 2010 at 10:44

    Lidah yang membuat jeng rani berhasil menipu banyak orang,
    lidah juga yang akhirnya menjerumuskan dirinya.
    nauzubillah.
    salam.

  60. meiyon 11 Feb 2010 at 12:14

    kebenaran kdg datang seperti rahasia, ah aku menulis itu semalam, pd tulisan yg aku ragu mau diupload ato tidak…
    wajah cantik, hati busuk. bahkan orang yg pura2 baik, pd akhirnya akan terungkap.

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco