Dec 24 2009

Lovely Father

Published by Mamah aline at 09:16 under curhat

father figureWaktu kecil tak banyak kesan yang bisa kutangkap dalam memori ini tentang sosok ayah, walau beliau setiap hari hadir diantara kami sekeluarga namun pelimpahan pola asuh lebih banyak diserahkan pada ibu, ayah bertugas mengawasi dan memastikan tumbuh kembang dan pola pikir serta akal budi para buah hati berjalan seimbang dan positif. Itu sebabnya mengapa aku lebih dekat dengan ibu dan jarang berinteraksi secara verbal dengan beliau.

Seorang teman menulis di jejaring sosial mengenai kesannya tentang ayah berikut kebanggannya maklum si teman seorang pria, dan terakhir bilang kapan ya ada hari ayah?.seharusnya dirayakan juga. Oh ya jadi ingat ternyata selama ini aku jarang memberi tempat istimewa buat ayah di hati ini, maaf ya pak…

Beberapa hal tentang ayahku, berikut ini:

    - Saat kecil sebelum usia 5 tahun, tubuh mungilku selalu diangkat tinggi dan diayunnya oleh tangan kokohnya hampir mencapai plafon rumah setiap petang saat pulang bertugas, tapi aku malah melupakannya tergantikan buaian ibu yang hangat.

    - Selalu dibacakan doa-doa sebelum tidur agar aku selalu ingat dan hafal, tapi aku merasa ibuku lah yang membuat aku pandai mengaji.

    - Saat sakit, ibu yang merawat dan membujuk agar mau meminum obat sedangkan ayah dengan tegas berkata ” cepat minum obat kalau mau sembuh” aku pikir beliau tak sayang padaku, setelah diingat lagi sebenarnya ketegasan dibuat agar aku tak manja dan berjuang untuk kesembuhanku sendiri.

    - Saat remaja, yang sering menanyakan kabar prestasi dan kegiatan sekolah adalah ibu, jadi kupikir ibulah yang peduli padahal ayah juga memantau perkembangan ku melalui ibu.

    - Terlihat sibuk dan kurang peduli denganku, padahal beliau lelah membanting tulang mencari kebahagiaan secara materi dan mengumpulkan dana bagi pendidikan anak-anaknya.

    - Saat dewasa ibu membujuk dan menasehati dengan lembut soal pasangan hidup namun ayah setengah menentang dan memaksakan kehendak padahal beliau ingin aku hidup bahagia dan tepat dengan pilihan hatiku.

Ahh… kalau diingat lagi, ayahku sangat peduli dan perhatian namun waktu itu kuanggap sebagai pribadi keras dan tak kompromi. Banyak…masih banyak lagi pikiran picikku mengenai ayah semisal kedekatannya dengan kakak –kakak lelaki dan hobby yang mereka yang sama membuatku merasa sebagai anak diabaikan. Padahal hal itu dilakukan karena menjaga kehormatanku sebagai anak perempuan sesuai syariat islam.

Sekarang pun, walau berjauhan dan sudah berkeluarga ternyata ayah selalu memperhatikanku dalam diamnya. Beliau menanyakan kabarku dan anak-anak lewat ibu. Sedangkan tiap bertelepon yang selalu kuhubungi dan kukirimi peluk cium dari jauh adalah ibu, hampir setiap hari kami berkirim sms dan tertawa bersama membaca hal lucu yang tertulis didalamnya, tapi aku lupa mengirimi ayah kabar serupa. Maafkan aku ya pak…aku tahu you’re the best father that I’ve been have ever after…love you so much.

No responses yet

No Responses to “Lovely Father”

  1. yangputrion 24 Dec 2009 at 09:23

    justru aku dekat sekali dengan ayah, bagiku ayah adalah teman karena dengan beliau aku biasa curhat dibanding dengan ibu, tapi ibu juga the best sih
    pokoknya i love my pap n mam emmuaachh :-D

  2. yangputrion 24 Dec 2009 at 09:24

    tumben ya aku dapet pertamaXXX di blognya mamah aline :-D

  3. arkasalaon 24 Dec 2009 at 09:28

    jadi inget di puisi saya Mah :
    ayah yang telah mengajarkan kekuatan.

    Terima kasih. Salam

  4. Mamah alineon 24 Dec 2009 at 09:30

    @yang putri: sekali-kali dapat pertamaaxx kan nikmat ya put. seru ya kalo deket ama babeh…

  5. Mamah alineon 24 Dec 2009 at 09:36

    @arkasala: betul sekali kang, selain ketegasan ayah yang mengajarkan kekutan.

  6. udienroyon 24 Dec 2009 at 09:57

    kalau aku malah sejak umur 5 tahun gak pernah ketemu ayahku. tapi kalau sama ibunda tetap sering ketemu n sekarang aku serumah ama ibunda tercinta

  7. brion 24 Dec 2009 at 10:04

    bri sayang bapak juga ibu^^
    walaupun sedikit rebel perhatian dari bapak
    dan sedikit riweuh marah2nya ibu…
    tetep sayang mereka..
    slonjoran disini sbntareaa mah.. boleh..?
    makasiihh :)

  8. Laksamana Embunon 24 Dec 2009 at 11:08

    Jadi ingat sama ayah.. Ayah memang orang yang jarang memantau kita secara langsung tp sang ayah sbnarnya memantau kita dengan cara dia sendiri.. Demi kita, ayah rela bekerja siang dan malam buat mensekolah kan anak2 ny..

    Senang bisa main kesini…

  9. UmuKamilahon 24 Dec 2009 at 11:50

    sosok ayah tetap sebuah posisi dengan spesifikasi kelebihannya sendiri.
    ayah sibuk dengan kegiatannya mencari nafkah tanpa sempat memberi perhatian lebih. itulah segenap perjuangannya untuk keluarganya..

    ya seperti yg mamah aline tuliskan.. banyak hal yg kontra dengan ibu pada ayah. tetapi ayah sangat menyayangi dengan cara seorang ayah. dan ibu menyayangi sebagaimana seorg ibu harus menyayangi. perhatian ibu dan ayah sama-sama ada. namun berbeda cara.

    nice nice mamah aline

    jadinya di hari ibu pun kita jgn lupakan ayah. karena seseorg dipanggil ibupun karena memiliki ayah sebagai pasangannya..*hehe bener ga nih jgn2 nampak ngawur haha* :)

    salut atas topiknya kali ini mamah aline.. ayah oh ayah

  10. Vicky Laurentinaon 24 Dec 2009 at 11:54

    Waktu kecil, aku malah lebih dekat ke ayah ketimbang ke ibu. Mungkin karena bicara sama ayah itu lebih nyambung. Aku juga lebih sering merindukan ayah ketimbang ibu. Apalagi kalau sedang tongpes, hahaha..

  11. idanaon 24 Dec 2009 at 13:19

    aku deket sama ke duanya, sama bapak deket ibu juga deket. Tapi untuk urusan lain aku emang lebih banyak cerita ke ibu..tapi setelahnya aku juga pasti cerita ke bapak.

  12. marsudiyantoon 24 Dec 2009 at 13:47

    Saya kok malah jadi was2…
    Jangan2 anak sayapun menilai salah terhadapku.
    Knapa?
    Karena sayapun meras suka memaksakan kehendakku, meskipun semua demi kebaikan anak2ku…

    Jangan2 pula,
    Anak2 saya lebih dekat ke Ibuknya drpd kepada aku.
    Entahlah!
    Sayapun lagi nunggu hari Ayah… :D

  13. Desain Lansekapon 24 Dec 2009 at 14:07

    Ayah adalah idolaku setelah Ibu. Watak yang lembut, penuh kasih sayang, demokratis, pokoknya segalanya deh :D. Banyak pengalaman hidup dari Ayah yang patut dicontoh dan dibanggakan. Terima kasih Ma sudah mengingatkan kita semua.

  14. Wandi thokon 24 Dec 2009 at 14:17

    Berarti ayah mamah Aline sebenarnya baik dong, hanya sifat keakuannya nampak lebih besar daripada kehendak anyak-anyaknya. Itu menunjukken tingkat kekhawatirannya.

  15. Dangstarson 24 Dec 2009 at 14:34

    Sangat harmonis dengan sang ayah
    Sukses

  16. Dangstarson 24 Dec 2009 at 14:35

    Selamat berlibur

  17. buwelon 24 Dec 2009 at 14:41

    meski ayah buwel tak begitu sempurna, buwel tetap mengidolakannya…

  18. Alfaro Lamablawaon 24 Dec 2009 at 15:48

    Berikan hari ayah juga untuk itu hehehe
    gimana? setuju kan anda?

  19. sobatsehaton 24 Dec 2009 at 15:59

    ayah ku , merupakan bagian terpenting dalam hidupku setelah ibu ku……………berikan yang terbaik untuk merekan dimasa tuanya yuk

  20. munir ardion 24 Dec 2009 at 16:13

    ayah begitu dekat dimasa kecil kami ke sekolah dan pulang bersama karena ia adalah kepsek saya

  21. Abulaon 24 Dec 2009 at 18:10

    jadi inget sebuah acara tv,
    kalo ga salah bertajuk ayahku hebat,,,

    salam hangat selalu

  22. Abulaon 24 Dec 2009 at 18:11

    jadi inget sebuah acara tv,
    kalo ga salah bertajuk ayahku hebat,,,,

    salam hangat selalu

  23. Abulaon 24 Dec 2009 at 18:12

    ayahku hebat,,,
    salam hangat selalu

  24. Cinta kasih ibuon 24 Dec 2009 at 19:01

    Duh jadi ingat almarhum nih.. hikhik..

  25. blogger pengamen ilmuon 24 Dec 2009 at 19:06

    ayah…….minta uangnya dong…..begitu kata-kata yang aku hafal hehe….

  26. Joko Setiawanon 24 Dec 2009 at 19:07

    Di saat beberapa waktu lalu merayakan hari Ibu, tak lupa aku mengucap sayang kepada Ayah tercinta juga :)

  27. aldyon 24 Dec 2009 at 21:11

    Dulu ketika kita masih sangat muda, semua larangan orang tua selalu ditanggapi dengan sinis. Setelah kita berkeluarga dan memiliki anak terkadang baru menyadari ternyata maksud mereka semuanya untuk kebaikan kita.

  28. phonankon 24 Dec 2009 at 21:36

    Uww.. papa…

    papa ku orang yang sabar dan cinta keluarga,, aku bersyukur bisa memiliki nya,, hoho

  29. Festival Museum Nusantaraon 24 Dec 2009 at 23:48

    Ayah… Iya Mah, kapan hari Ayah?

  30. fauzikunon 25 Dec 2009 at 00:02

    Loves mother & father :D

  31. it's meon 25 Dec 2009 at 00:14

    kunjungan perdana…met pagi

  32. andikaon 25 Dec 2009 at 01:52

    aku syg sekali sama ayah ku
    hehe
    eh, udalama tak blogwalking
    ada post baru tuh di rumah ane

  33. Sari Ajahon 25 Dec 2009 at 02:41

    kalau ayah saya..
    paling setia jadi bodyguard saya
    ke toko buku, ke sekolah dulu, sampe ke supermarket :D

    kunjungan pertama nih mbak..
    salam kenal :)

  34. azizon 25 Dec 2009 at 02:58

    saat aq ksh comen, ayah sedang istirahat, sepertinya beliau lelah,,,

  35. zeeon 25 Dec 2009 at 05:30

    Hmmm saya jadi terharu bacanya. Jadi ingat bahwa saya pernah menyakiti hati ayah saya…
    Cara ayah dan ibu memang berbeda dalam hal memberikan kasih sayang, tp keduanya sama-2 penuh cinta pada anaknya…

  36. RitaSusantion 25 Dec 2009 at 06:14

    Aku fikir mereka (ayah dan ibu) memberikan perhatian dan kasih sayang memiliki caranya sendiri-sendiri, sesuai dengan karakter yang dimiliki. Biasanya ibu lebih ke cara-cara yang penuh kelembutan sementara ayah penuh dengan ketegasan. namun sayangnya terkadang anak tak bisa menangkap bentuk-bentuk perhatian itu…

  37. didtaon 25 Dec 2009 at 08:01

    mampir ke blog saya juga ya teman

  38. h-runon 25 Dec 2009 at 08:03

    salam buat ayahnya

  39. Triunton 25 Dec 2009 at 09:14

    Ayo bikin Hari ayah.
    biar tar kalo aku jadi ayah bisa dapet kado dari anak2 dan istri hehew..

  40. munawar amon 25 Dec 2009 at 11:59

    membaca artikel di atas, saya terbayang-bayang karena sudah sebagai ayah dari dua anak…

    btw, gak usah ada Hari Bapak, kan sudah ada Bapak Hari (Hariyanto, Hariman, Harisudin dan lainnya)

  41. Abid Famasyaon 25 Dec 2009 at 13:07

    jadi inget…
    beberapa hari lalu aku buat note tentang ayah.. hehe

  42. daftar ptc luar terpercayaon 25 Dec 2009 at 13:29

    betap besarnya pengorbanan seorang ayah kepada seorang anak.nice info thanks

  43. Nyubion 25 Dec 2009 at 14:00

    Membaca artikel Mamah ini membuat saya terkenang kembali tentang ayah saya.. Beliau disiplin bahkan dulu saya menganggapnya terlalu disiplin! Namun setelah beliau tiada, baru saya mengerti mengapa beliau mendidik kami anak2nya seperti itu :)

  44. Melion 25 Dec 2009 at 15:02

    Ayah adalah pejuang tangguh. Dengan tangannyalah perut kita diisi dengan makanan yang halal….Love ayah dan ibu :D

  45. Diajengon 25 Dec 2009 at 15:10

    :) saat ini diajeng sedang duduk bercengkrama dengan ayah tercinta :)

  46. alisnaikon 25 Dec 2009 at 16:51

    selamat pagi

    kayaknya buku dan film Sang Pemimpi dipersembahkan untuk ayah.
    setiap hari adalah hari ayah :)

    terima kasih dan mohon maaf :o

  47. haniifaon 25 Dec 2009 at 23:23

    Duhh… jadi inget kalau mau ganti popok sikecil, baru di ‘ee’ sekali serasa repot berat… bigimana istri sayah yach?!
    Tiap hari bahkan lebih dari satu kali mengganti popok, belum lagi harus menyusui.

    Ahhh… pokoke, walaupun ada Hari Ibu… sayah mah nyari duwit aja buat ibu dari anak-anaku.

    Selamat pagi,

    #Haniifa.

  48. lizaon 26 Dec 2009 at 02:23

    jadi ingat papa…

  49. kipson 26 Dec 2009 at 05:20

    Teringat selalu sosok seorang ayah yang senantiasa dianggap lebih mengenai segala sikapnya. Terima kasih telah mengupasnyas disini. :-d

  50. bundadontworryon 26 Dec 2009 at 06:48

    alhamdulillah, saya sangat dekat dg ayah, bersama kakak perempuan, kami berdua dulu selalu bermain hujan, petak umpet atau lomba baca bersama beliau.
    duh, jadi kangen sama kedua ortu.
    salam.

  51. andipeaceon 26 Dec 2009 at 08:17

    bagi saya saat ini.ayahku adalh segalanya,aku rela memberinya nafasku untuknya (jika bisa terjadi)

    salam hangat

  52. dhodieon 26 Dec 2009 at 10:49

    Tinggal banyak-banyak berdoa untuknya ya mam :-)

  53. Didienon 26 Dec 2009 at 16:31

    duhh sayangnya saya tidak pernah mengenal sosok seorang ayah..mungkin demikian juga saya bila suatu saat nanti menjadi seorang ayah…

    salam, ^_^

  54. Carideon 26 Dec 2009 at 16:32

    iya yah..kenapa hari ayah ga ada ya???
    I love U pak… :D

  55. d-Gadgeton 26 Dec 2009 at 16:33

    kunjungan malam hari mamah aline…pakabar?

  56. Siti Fatimah Ahmadon 27 Dec 2009 at 00:41

    Assalaamu’alaikum

    Kalau di malaysia ada hari khusus untuk bapa iaitu Hari Bapa yang disambut setiap 21 Jun setiap tahun setelah Hari Ibu pada 13 Mei.

    Sebenarnya setiap hari merupakan Hari Bapa dan Hari Ibu kerana sanjungan buat mereka tidak ada hari yang khusus. Salam mesra mamahAline.

  57. dedekusnon 27 Dec 2009 at 03:06

    Postingan tentang ayah yang sangat bagus Mah,
    sy juga sangat mengagumi Ayah, ‘ayahku idolaku’ ibu juga :)
    Sukses Mah, selamat pagi

  58. dedekusnon 27 Dec 2009 at 03:09

    Postingan tentang ayah yang sangat bagus Mah,
    sy juga sangat mengagumi Ayah, ‘ayahku idolaku’ ibu juga :)
    Sukses Mah, selamat pagi
    Wilujeng enjing

  59. achoeyon 27 Dec 2009 at 06:08

    selalu ada cerita tentang ayah
    ayah adalah bintang

  60. kidungjinggaon 27 Dec 2009 at 10:04

    saya sempat kehilangan moment2 berharga dengan ayah ketika saya tumbuh, karena tugas yang menjadikan ayah berada jauh dari kami, belasan tahun mah. tapi saya juga tahu, peran beliau sebagai ayah, tidak pernah berhenti, meski dengan cara-cara yang berbeda.

  61. iLLaon 28 Dec 2009 at 03:26

    jadi pengen nangis baca postingan ini. Ingat Ayah. Mumpung masih ada waktu, bahagiakan beliau mam. :)

  62. sunfloon 28 Dec 2009 at 07:15

    hiks…menyentuuh…
    iya..emang gtu jenk…ayah juga punya andil yg tak bisa terabaikan di kehidupan kita, walo seringnya kita ga langsung menangkap kasih sayangnya…
    we love our parents dah, baik bapak maupun ibu… :)

  63. bintangtimuron 28 Dec 2009 at 08:00

    Ayah, sosok di ‘belakang layar’ yang luar biasa… :)

  64. notoon 28 Dec 2009 at 09:13

    Tersentuh….

  65. matanagaon 28 Dec 2009 at 11:43

    ohh.. senangnya ,mempunyai ayah seperti itu
    ayoo.. sana tanya hape ayahnya & kirimi sms yg humoris, hahahaa..

  66. udienroyon 28 Dec 2009 at 13:25

    berkunjung lagi di malam hari.
    mencari apa-apa yang dapat
    membuat sahabat senang. hmm
    selamat malam mbak. salam dingin2
    hangat panas

  67. KangBoedon 28 Dec 2009 at 18:26

    :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:

    RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank

    I Love U fuuullllllllllllllllllllllllllllllll

  68. KangBoedon 28 Dec 2009 at 18:27

    hmm.. salam kangen buat ayah// salam sayang buat mama

  69. Hanif Ilham Mon 29 Dec 2009 at 03:10

    wah, sebagai calon bapak, mungkin memang itu sifat yng akan dilakukan oleh sebagian besar laki-laki, but, bapak adalah pejuang keluarga.

  70. Isac Mathezon 31 Dec 2009 at 08:41

    I?ve been looking around for articles similar to this but never found one that actually was valuable such as this. Glad I found this place!

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco