Mar 07 2010
Teliti memilih pasangan

Di jejaring sosial seorang teman menulis begini: teliti memilih pasangan, salah-salah bisa terlibat utang….
Rupanya ia punya pengalaman pribadi dengan hal satu ini, bercerai akibat masalah uang, dan merasa telah salah memilih pasangan. Pada saat sebelum menikah dia tidak mengenal secara dekat karakter dan kebiasaan buruk calon pasangan, jadi saat mengikat janji hanya impian indah saja yang terpampang di pelupuk mata.
Selain bukan jodoh, ketika ditelusuri ternyata mereka mempunyai kesenjangan yang besar soal pengaturan keuangan. Si suami adalah seorang yang hemat dan selalu memiliki rencana jangka panjang berinvestasi. mulai dari tabungan sampai investasi asuransi diikutinya. Hebatnya lagi dia memiliki penjatahan anggaran untuk beberapa pos pembayaran penting yang rutin dilakukan setiap bulannya, semisal 15%-20% untuk cicilan KPR,27-30% untuk biaya hidup. Continue Reading »


