Feb 03 2010

Panji Semirang

Published by Mamah aline at 00:05 under Uncategorized

Komik Panjing semirang karya RA. Kosasih masih aku simpan sejak SD hadiah ulang tahu ibu. Beliau memang penggemar cerita wayang Mahabarata sampai dongeng HC. Andersen. Kegemarannya membaca ditularkan juga pada anak-anaknya. Padahal dulu saya ikut nimbrung bacaan komik silat punya kakak seperti karya Djair atau Jan Mintaraga, dan SMP mengenal komik Wiro Sableng. Tapi khusus komik Panji Semirang yangsatu ini paling melekat di hati, selain alur cerita tentang kerajaan Daha dan Kediri merupakan sejarah juga karena tokoh utamanya seorang wanita

Penokohan dengan karakter hitam putih pada sebuah cerita kadang sering mendapat protes dari imajinasiku sebagai seorang bocah. Seandainya aku yang membuat ide cerita dan skenarionya, mungkin aku tak akan membuat tokoh permaisuri Daha wafat diracuni sang selir jahat melalui hantaran makanan yang dibawa dayang istana, melainkan makanan itu gagal disantap karena tersenggol atau malah salah sasaran sehingga permaisuri masih tetap sehat walafiat. Itu sih maunya aku, karena aku tak ingin putri Galuh Candra Kirana sang tokoh utama menjadi menderita dan terusir sejak ibu dan saudara tirinya yang jahat menggeser kedudukan permaisuri dan dirinya di hati sang raja.

Tapi jika cerita itu mengikuti alur yang aku buat mungkin tidak akan menarik, dan tidak akan membuat sebuah komik memiliki chemistry yang membuat kita berulang kali membacanya. Empati anak kecil ternyata lebih besar dibanding orang dewasa, terbukti aku mengharap sang selir bertobat dan si putri memaafkan kesalahannya. Tapi Sama halnya jika dalam kehidupan nyata jika tidak ada peran antagonis, tidak ada orang jahat, licik, dengki dan iri hati, maka hidup ini akan berjalan datar datar saja tanpa ada warna.

Setelah komik itu kubaca, aku mendapat esensi dari pesan moral yang diusung penulis dan pembuat komiknya, bahwa setiap amal akan mendapat pahala dan setiap tindakan jahat akan mendapat balasan setimpal. Dan jika kita berusaha untuk tidak menyerah pada ketidak adilan, maka hasilnya akan berbuah sangat manis.

No responses yet

No Responses to “Panji Semirang”

  1. sauskecapon 03 Feb 2010 at 00:15

    wah ini komik seangkatan karya tatang.s ya? atau lebih tua? dulu waktu kecil suka baca petualangan gareng, petruk, dan semar…. selain komik siksa api neraka…

      seangkatan kayaknya mba, saya juga suka baca komik hasan husein atau 4 khalifah ternama
  2. Rafion 03 Feb 2010 at 00:45

    Mungkin makna yg terkandung didalamnya hampir sama dengan komik2 karangan kho ping kho kali yaa? hmmm….I Like it !

  3. Mr. Handsomeon 03 Feb 2010 at 03:25

    makanya, berbuat baiklah kepada setiap orang. berbuat baik bisa menumbuhkan rasa percaya diri dan kepercayaan terhadap orang lain :D

  4. Ardyanon 03 Feb 2010 at 04:56

    Aku juga suka baca komki ko,bahkan ampe skrng msh suk membacanya

  5. Mr.o2non 03 Feb 2010 at 04:59

    Waktu kecil kalo baca kmik suka lht gmbar2nya ampe skrng pun tetap suka.

  6. Linda23BMon 03 Feb 2010 at 05:17

    I know that that does not matter if choose dissertation service or thesis writing service! Because only the quality of the doctoral thesis connecting with this good topic is is really important.

  7. nakjaDimandeon 03 Feb 2010 at 05:35

    aku belum pernah baca tuh mah.., taunya cuman komik wayang Om Jan Mintaraga di majalah Ananda.

    bacaan masa kecil begitu melekat erat ampe kita udah tua begini ya mah.. *tua? si bundo aja kali yang tua :)

  8. Dinoeon 03 Feb 2010 at 06:19

    Komik lama punya bobot yang tinggi utk mengasah imajinasi anak2 kecil….nice artikel mah…
    ..salam persahabatan…

  9. dedekusnon 03 Feb 2010 at 06:31

    Komik bernilai tinggi, penuh kenangan,
    dari hal apapun kita bisa belajar… dari komik anak2 sekalipun, apalagi ini diberikan langsung ibunda.

  10. kyaineon 03 Feb 2010 at 06:57

    RA Kosasih komikus yg luar biasa. cerita2 panji atau kisah mahabharata sesungguhnya alur ceritanya sangat rumit.
    tetapi ketika dikomikkan oleh RA Kosasih para pembaca yg awam terhadap kisah2 rumit tsb bisa mengikutinya dengan gamblang, bahkan bisa menangkap pesan moral yg disampaikan.

  11. brion 03 Feb 2010 at 08:16

    mamah met pagii^^semangat pagii dibulan februari…bri suka baca komik :)

  12. Wempion 03 Feb 2010 at 08:24

    wah gak suka, sukanya sama cerita bergambar, he… :lol:

  13. bundadontworryon 03 Feb 2010 at 08:57

    komik selalu menghiasi dunia kita sewaktu masih kecil ya Mah,kisah2 wayang maupun kisah2 dr HC Andersen.
    salam.

  14. arkasalaon 03 Feb 2010 at 09:12

    sebuah komik yang belum pernah saya baca. Namun melihat paparan mamah aline dan keterangan guskar kok saya jadi pengen baca he he

  15. Zico Alviandrion 03 Feb 2010 at 09:34

    Haduh… aku waktu SD komiknya malah petruk gareng :D

    Penokohannya? Wah.. jangan ditanya. Makhluk halus kudu ada tuh di setiap ceritanya. Dan juga… cewek seksi :D Mirip film Indonesia sekarang lah: Hantu & porn0 :D

  16. adinon 03 Feb 2010 at 09:45

    klo komik kaya’ gini saya belum pernah baca, cuma waktu kecil sering denger drama radio yang ceritanya sebangsa itu…kalo komik saya suka donal bebek,hehehe…soalnya ada satu cerita bagus yang bersambung tapi mpe sekarang saya belum pernah dapetin edisi lanjutannya…

  17. badruzon 03 Feb 2010 at 10:02

    sayang, saya belum pernah punya komik sekalipun. baca sih sudah pernah…
    Pinjam dooooong Mah…, bercanda…

  18. narnoon 03 Feb 2010 at 10:11

    Saya hanya ingat judulnya saja, kisah seutuhnya tak lagi ingat, pingin ngoleksi bisa download nggak ya

  19. adiartaon 03 Feb 2010 at 10:30

    Itulah sisi menarik dari sebuah cerita atau komik, alurnya harus dibuat sedemikian rupa hingga dapat menggandeng emosi pembacanya dgn tetap menyelipkan pesan moral. Kalo nggak, pasti akan sangat membosankan. Salam Kenal! :)

  20. NURAon 03 Feb 2010 at 10:47

    alam sobat
    wah pingin juga baca komiknya mba,,
    tadinya saya kira panji semirang itu nama tari di Bali.

  21. cantigion 03 Feb 2010 at 10:53

    cergam mahabrata saya setebal 3cm menguap entah kemana whuuaaa… payah emang, banyak temen yg minjem buku2 tp malah sering ga balik, alasannya macem2 pasti. pernah gitu jg ga?

  22. fannyon 03 Feb 2010 at 11:13

    aku gak suka komik. kecuali komik kungfuboy.

  23. bayuputraon 03 Feb 2010 at 11:50

    hebat komiknya sayang waktu saya kecil belumpernah mendengar judul komik itu, maklum lah saya tinggal di desa….
    Salam kenal persahabatan dari saya di Kalimantan Tengah…

  24. attayayaon 03 Feb 2010 at 12:24

    karya lama yang sangat bermutu
    semoga bakal ada karya-karya baru yang juga bermutu
    bukan asal cerita dan tanpa ada hikmah didalamnya

  25. ayason 03 Feb 2010 at 12:39

    banyak hikmah yang didapat ^^

  26. taryon 03 Feb 2010 at 12:58

    hmm…aku inget mbak, dulu waktu SD suka banget baca-baca komik indonesia di perpustakaan seperti legenda banyuwangi :D

  27. iiNon 03 Feb 2010 at 17:28

    —– jadi pengin baa2 cerita jaman doeloe lg nh……… :)

  28. iiNon 03 Feb 2010 at 17:28

    —– jadi pengin baca2 cerita jaman doeloe lg nh……… :)

  29. indroon 03 Feb 2010 at 17:38

    salam…

    mantab deh, komik bisa memberi pesan baik juga ternyata

  30. Oyenon 03 Feb 2010 at 20:23

    Kalo komik Oyen tahunya cuman Sailormoon doang…

    salam kenal dari Oyen

  31. the fachiaon 03 Feb 2010 at 21:00

    bener2 hukum pembalasan ya. Sip banget nih wajib baca..

  32. dedekusnon 03 Feb 2010 at 23:16

    Kunjungan malam mah… selamat malam!

  33. sandion 04 Feb 2010 at 00:18

    betul mah…setiap amal perbuatan akan di balas sesuai dengan baik/buruknya…

  34. lyna riyantoon 04 Feb 2010 at 05:21

    suka komik?? hehe sama donk..sampai sekarang saya masih suka baca komik Doraemon dan Donald Bebek…walaupun kelihatannya ringan tetapi tetap saja ada pesan-pesan kebaikan yang ingin disampaikan oleh penulisnya :)

  35. Aishaon 04 Feb 2010 at 05:30

    Kunjungan balik,saya juga termasuk suka baca komik,waktu SD,tapi yang ini belum pernah saya baca sis.Salam kenal juga.

  36. bhogeyon 04 Feb 2010 at 05:46

    wah keren, komik dari kecil masih ada. sayangnya aku kurang suka baca komik,hehehe

  37. Rianon 04 Feb 2010 at 13:28

    nah, belum pernah nyentuh ini nie. kalo wiro sableng oke banget

  38. Kakaakinon 04 Feb 2010 at 15:52

    Saya dulu cuma kenal bobo (nyewa sama tetangga) dan album walt disney (kadang2 kakak saya beli)
    Malah nggak kenal sama komikus lokal :)

  39. pelintas batason 05 Feb 2010 at 04:09

    kayaknya komik yang sarat akan pesan moral kayak gitu saaat ini sudah gak ada lagi ya???

    sekarang komik pun sudah berbau kekerasan dan percintaan

  40. aliefon 05 Feb 2010 at 04:11

    kalau aku dulu suka baca gareng petru bagong itu

  41. aldyon 05 Feb 2010 at 05:03

    Waw…diam-diam mamah juga penggemar komik juga.
    Saya juga penggemar komik, khususnya Karya Jan Mintaraga hampir semua karya Jan saya miliki. Demikian juga dengan Cersil, seluruh karya Asmaraman S. Kho Ping Hoo saya punya.
    Ini bentuk balas dendam waktu kecil Mah, dulu karena orang tua hidupnya sederhana kami nggak pernah bisa beli. Setelah kerja dan punya penghasilan sendiri barulah beli. Saya masih ingat semua karya Jan Mintaraga saya beli di toko buku bekas. Tapi sampai saat ini masih saya jaga dengan baik.

  42. didtavon 05 Feb 2010 at 06:47

    makasih infonya^^ mampir ke blog saya juga ya

  43. Agung Pushandakaon 05 Feb 2010 at 16:52

    Saya menggemari komik Mahabharata karya Kosasih. Tapi, karena seringnya pindah-pindah rumah, komik itu pun jadi hilang entah di mana. Tapi, akan saya koleksi lagi untuk jadi bacaan wajib anak-anak saya nanti. Hehe!

  44. Free Movon 25 Feb 2010 at 14:42

    I absolutely love this blog, almost as much as free movie guide

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco